Sekilas Antrian

download doc : Sekilas Antrian jihadi

The word queue comes, via French , from the Latin cauda , meaning tail. Kata antrian datang, melalui perancis, dari bahasa Latin cauda, yang berarti ekor. The spelling “queueing” over “queuing” is typically encountered in the academic research in the field. Ejaan “queueing” atas “antrian” biasanya dihadapi dalam penelitian akademis di lapangan. In fact, one of the flagship journals of the profession is named “Queueing Systems”. Bahkan, salah satu jurnal unggulan dari profesi ini dinamai “queueing Sistem”. The spelling “queuing”, however, is somewhat more common in other contexts. Ejaan “antrian”, bagaimanapun, adalah agak lebih umum dalam konteks lain.

Queueing theory is generally considered a branch of operations research because the results are often used when making business decisions about the resources needed to provide service. Teori queueing umumnya dianggap sebagai sebuah cabang dari riset operasi karena hasil sering digunakan ketika membuat keputusan bisnis tentang sumber daya yang dibutuhkan untuk menyediakan layanan. It is applicable in a wide variety of situations that may be encountered in business, commerce, industry, healthcare, [ 1 ] public service and engineering. Ini dapat diterapkan dalam berbagai situasi yang mungkin ditemui dalam bisnis, perdagangan, industri, kesehatan, [1] pelayanan publik dan rekayasa. Applications are frequently encountered in customer service situations as well as transport and telecommunication . Aplikasi yang sering ditemui dalam layanan pelanggan situasi serta transportasi dan telekomunikasi. Queueing theory is directly applicable to intelligent transportation systems , call centers , PABXs , networks , telecommunications , server queueing, mainframe computer queueing of telecommunications terminals, advanced telecommunications systems, and traffic flow . Teori queueing langsung diterapkan pada sistem transportasi cerdas, call center, PABXs, jaringan, telekomunikasi, server queueing, mainframe komputer terminal queueing telekomunikasi, sistem telekomunikasi maju, dan arus lalu lintas.

Notation for describing the characteristics of a queueing model was first suggested by David G. Kendall in 1953. Kendall’s notation introduced an A/B/C queueing notation that can be found in all standard modern works on queueing theory, for example, Tijms. [ 2 ] Notasi untuk menggambarkan karakteristik dari model antrian pertama kali diusulkan oleh David G. Kendall pada tahun 1953. Kendall’s notasi diperkenalkan percobaan A / B / C queueing notasi yang dapat ditemukan dalam semua standar modern yang bekerja pada teori queueing, misalnya, Tijms. [ 2]

The A/B/C notation designates a queueing system having A as interarrival time distribution, B as service time distribution, and C as number of servers. A / B / C notasi menunjuk suatu sistem antrian yang memiliki waktu interarrival A sebagai distribusi, B sebagai waktu layanan distribusi, dan C sebagai jumlah server. For example, “G/D/1” would indicate a General (may be anything) arrival process, a Deterministic (constant time) service process and a single server. Sebagai contoh, “G/D/1” akan menunjukkan suatu Jenderal (mungkin apa pun) proses kedatangan, seorang Deterministic (konstanta waktu) proses pelayanan dan server tunggal. More details on this notation are given in the article about queueing models . Detail lebih lanjut tentang notasi ini diberikan dalam artikel tentang model antrian.