Terminologi

  • A PERT event : is a point that marks the start or completion of one or more tasks. Sebuah peristiwa PERT: adalah sebuah titik yang menandai awal atau menyelesaikan satu atau lebih tugas. It consumes no time, and uses no resources. Ada waktu yang dipakai, dan tidak menggunakan sumber daya. It marks the completion of one or more tasks, and is not “reached” until all of the activities leading to that event have been completed. Ini menandai berakhirnya satu atau lebih tugas, dan bukan “mencapai” sampai semua kegiatan yang mengarah ke peristiwa itu telah selesai.
  • A predecessor event : an event (or events) that immediately precedes some other event without any other events intervening. Sebuah peristiwa pendahulunya: suatu peristiwa (atau peristiwa) yang segera mendahului peristiwa lain tanpa campur tangan acara-acara lain. It may be the consequence of more than one activity. Ini mungkin merupakan akibat dari lebih dari satu kegiatan.
  • A successor event : an event (or events) that immediately follows some other event without any other events intervening. Sebuah peristiwa penggantinya: suatu peristiwa (atau peristiwa) yang langsung mengikuti acara lain tanpa campur tangan acara-acara lain. It may be the consequence of more than one activity. Ini mungkin merupakan akibat dari lebih dari satu kegiatan.
  • A PERT activity : is the actual performance of a task. Sebuah kegiatan PERT: adalah kinerja aktual suatu tugas. It consumes time, it requires resources (such as labour, materials, space, machinery), and it can be understood as representing the time, effort, and resources required to move from one event to another. Mengkonsumsi waktu itu, hal itu memerlukan sumber daya (seperti tenaga kerja, materi, ruang, mesin), dan itu dapat dipahami sebagai mewakili waktu, tenaga, dan sumber daya yang diperlukan untuk berpindah dari satu aktivitas yang lain. A PERT activity cannot be completed until the event preceding it has occurred. Sebuah aktivitas PERT tidak dapat diselesaikan sampai peristiwa sebelumnya telah terjadi.
  • Optimistic time (O): the minimum possible time required to accomplish a task, assuming everything proceeds better than is normally expected Optimis waktu (O): minimum mungkin waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas, dengan asumsi semua hasil lebih baik daripada yang biasanya diharapkan
  • Pessimistic time (P): the maximum possible time required to accomplish a task, assuming everything goes wrong (but excluding major catastrophes). Pesimis waktu (P): maksimum yang mungkin waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas, dengan asumsi semuanya berjalan salah (tetapi tidak termasuk bencana besar).
  • Most likely time (M): the best estimate of the time required to accomplish a task, assuming everything proceeds as normal. Kemungkinan besar waktu (M): terbaik perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah tugas, dengan asumsi segalanya berlangsung seperti biasa.
  • Expected time (T E ): the best estimate of the time required to accomplish a task, assuming everything proceeds as normal (the implication being that the expected time is the average time the task would require if the task were repeated on a number of occasions over an extended period of time). Diharapkan waktu (T E): perkiraan terbaik waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah tugas, dengan asumsi segalanya berlangsung seperti biasa (yang implikasi bahwa waktu yang diharapkan adalah waktu rata-rata tugas akan memerlukan jika tugas yang berulang-ulang pada beberapa kesempatan selama jangka waktu).
T E = ( O + 4M + P ) ÷ 6 T E = (O + 4M + P) ÷ 6
  • Float or Slack is the amount of time that a task in a project network can be delayed without causing a delay – Subsequent tasks – (free float) or Project Completion – (total float) Float atau Slack adalah jumlah waktu yang tugas dalam jaringan proyek dapat ditunda tanpa menyebabkan penundaan – tugas berikutnya – (free float) atau Penyelesaian Proyek – (total float)
  • Critical Path : the longest possible continuous pathway taken from the initial event to the terminal event. Critical Path: mungkin terpanjang jalur terus menerus diambil dari peristiwa awal acara ke terminal. It determines the total calendar time required for the project; and, therefore, any time delays along the critical path will delay the reaching of the terminal event by at least the same amount. Hal ini menentukan kalender total waktu yang dibutuhkan untuk proyek tersebut dan, oleh karena itu, setiap kali penundaan di sepanjang jalur kritis akan menunda mencapai terminal acara oleh sekurang-kurangnya jumlah yang sama.
  • Critical Activity : An activity that has total float equal to zero. Aktivitas kritis: Sebuah kegiatan yang mengambang total sama dengan nol. Activity with zero float does not mean it is on the critical path. Aktivitas dengan float nol bukan berarti itu adalah pada jalur kritis.
  • Lead time : the time by which a predecessor event must be completed in order to allow sufficient time for the activities that must elapse before a specific PERT event reaches completion. Lead time: waktu di mana sebuah peristiwa pendahulunya harus diselesaikan dalam rangka waktu yang cukup memungkinkan untuk kegiatan-kegiatan yang harus dilalui sebelum acara PERT tertentu mencapai penyelesaian.
  • Lag time : the earliest time by which a successor event can follow a specific PERT event. Lag waktu: waktu yang paling awal di mana sebuah peristiwa penerus dapat mengikuti acara PERT tertentu.
  • Slack : the slack of an event is a measure of the excess time and resources available in achieving this event. Slack: slack dari sebuah peristiwa adalah ukuran dari kelebihan waktu dan sumber daya yang tersedia dalam mencapai acara ini. Positive slack would indicate ahead of schedule ; negative slack would indicate behind schedule ; and zero slack would indicate on schedule . Positif kendur akan menunjukkan lebih cepat dari jadwal; kendur negatif akan menunjukkan di belakang jadwal, dan nol kendur akan menunjukkan jadwal.
  • Fast tracking : performing more critical activities in parallel Fast pelacakan: melakukan kegiatan yang lebih kritis secara paralel
  • Crashing critical path : Shortening duration of critical activities Menerjang jalur kritis: Memperpendek durasi kegiatan kritis
  • download  doc :Terminologi_ Jihadi