edit_jihadi

Selang Beberapa Hari setelah Gistapu meletus, lahirlah seorang anak kecilĀ  alias bayi di desa tempat Pisang Agung ditanam secara massal. Lereng gunung Semeru diselimuti kabut tebal bak asap pabrik mengepul dari kawah tempat Brontoseno bertapa untuk mencari kalimosoda yang dipangku oleh dua Ranu (danau Volkanik) Pani dan Gembolo seakan menjadi sakti kelahirannya. Isakan suka cita bertanda kegembiraan seorang ibu, dinginnya pedesaaan mengiringi tangisan bayi yang monthok menapakkan diri ke dunia ini, dengan selamat tanpa aral melintang. Pasar tempat berkumpulnya orang-orang suku tengger sering mengadakan transaksi kubis, Kentang, wortel dan hasil bumi lainya yang tumbuh di lereng yang terjal itu, disitulah tempat aku bermain, canda gurau, menimba ilmu dunia, akhirat sampai aku menamatkan sekolah dasarku yang didirikan oleh orangtuaku. 12 tahun berlalu aku harus hijrah ke kota untuk melanjutkan MTs. Negeri di kota yang berjarak 18 kilometer yang harus kutempuh dengan angkutan pedesaan. pensaran tunggu cerita selanjutnya